Lembaga Konsultasi Psikologi daerah Surabaya

Stres sesungguhnya tak bisa luput berasal dari kehidupan kita, setiap orang tentu dulu merasakan perihal ini. tapi kadang waktu banyak orang membiarkannya begitu saja, padahal tanda-tanda stres mampu muncul dan makin tambah parah jika tidak segera ditangani. Agar perihal tersebut tidak terjadi sebaiknya kamu mengenali tanda-tanda yang ditimbulkan.

Apa itu stres?

Menurut pakar kesehatan mental, stres merupakan sebuah respon adaptif yang dihubungkan bersama karakteristik dan proses psikologis pada seseorang. Stres dapat terjadi saat kamu berada di luar zona nyaman supaya sebabkan tubuh memberikan respin yang berlainan berasal dari biasanya.
Sebenarnya tersedia banyak hal yang menyebabkan seseorang mengalami stres, tetapi secara garis besar terdapat 4 aspek yaitu dari diri sendiri, orang-orang terdekat, pekerjaan, sampai lingkungan sosial. Misalnya saja pas kamu mesti hadapi tuntutan kerja yang tinggi, bertengkar dengan pasangan, atau tekanan gara-gara kamu tidak dapat capai tujuan yang sudah dibuat. Ditambah bersama dengan situasi lingunkungan sosial anda yang mengalami stres dan tertekan supaya kamu pun dapat tertular perasaan yang sama.

Stres ternyata mengundang tanda-tanda fisik

Meskipun juga ke dalam masalah mental, tetapi terkandung tanda-tanda fisik yang timbul dikarenakan stres. Gejala fisik yang keluar bergantung pada tingkat keparahan stres yang diderita. Tingkatan stres sendiri terbagi menjadi 5 yaitu:

Tingkat pertama
Pada tingkatan ini, tetap dibilang normal dan tidak ada yang mesti anda khawatirkan. Dengan kata lain ini termasuk stres mudah dan bisa diatasi dengan baik. Misalnya anda jadi gugup pas jalankan kencan pertama dengan orang yang disukai.
Pada tahapan ini kamu tetap punyai rasa percaya diri untuk menyelesaikannya, dan juga kamu mampu mengendalikan emosi dengan baik. Bahkan hal ini tidak pengaruhi kegiatan anda setiap hari, seperti makan, tidur, dan bekerja atau belajar.

Tingkat kedua
Pada tingkatan ini, stres yang kamu alami jadi menganggu kesibukan anda. Misalnya waktu anda baru saja putus bersama pacar, pasti kala itu perihal yang kamu rasakan adalah emosi negatif terasa dari marah, kecewa, sedih, dan putus asa.
Biasanya orang yang berada di keadaan ini bakal menjadi gugup tidak mampu menghindar stres dan tekanan yang dialami. Maka berasal dari itu keluar lebih dari satu gejala fisik seperti badan menjadi lesu, tidak bertenaga, jantung berdebar, dan otot mulai menegang agar menyakibatkan nyeri.

Tingkat ketiga
Jika stres yang kamu alami terhadap tahap ke dua tidak mampu diatasi. Maka emosi negatif yang anda rasakan dapat tambah parah. Gejala fisik yang muncul terhadap tingkat ketiga adalah perubahan pada kegunaan tubuh.
Orang yang berada pada tingkatan ini bakal mengalami masalah tidur (insomnia), problem pada sistem pencernaan, seperti gangguan asam lambung dan kerap membuang air besar ataupun kecil secara tidak teratur. Apabila anda mempunyai riwayat penyakit lain maka stres bakal memperparah situasi anda.

Tingkat keempat
Stres pada tingkat keempat, biasanya sudah sangat sukar diatasi bisa dibilang kondisi kronis. Ini dikarenakan emosi negatif sering nampak tanpa anda memahami sehingga mengakibatkan anda kesusahan berkonsentrasi. Selain itu, stres terhitung dapat mengganggu kegunaan kognitif.
Bila anda terus membiarkannya maka tanda-tanda stres sanggup berubah jadi masalah mental lain layaknya depresi, serangan panik, problem kecemasan, atau masalah bipola. Bahkan pada langkah ini penderita tidak ragu untuk melaksanakan bunuh diri.

Tingkat kelima
Tingkat paling akhir ditandai bersama dengan keadaan penderita yang makin memburuk, lebih-lebih mereka bakal menarik diri berasal dari lingkungan sosial, tidak sanggup berativitas bersama baik tiap-tiap hari, dan merasa kesakitan berkepanjangan.
Sebenarnya semakin cepat stres ditangani, semakin cepat pula proses pengobatannya. Akan tetapi kalau stres yang diderita makin lama parah, biasanya dapat membutuhkan proses pemulihan yang cukup lama. Hal inilah yang kadang waktu membuat penderita makin menjadi tertekan dan kehilangan harapan.

Maka kapan saatnya berkonsultasi ke psikolog atau dokter?

Belum tersedia batasan waktu tentang kapan saatnya anda wajib pergi ke psikolog, anda mampu datang ke psikolog atau psikiater kecuali masalah yang anda menghadapi susah untuk diatasi.
Umumnya terhadap stres tingkat kedua dan ketiga, kamu sanggup berharap bantuan psikolg. Sedangkat untuk stres terhadap tingkatan keempat dan kelima anda harus memperoleh perawatan medis berasal dari dokter spesialis kesehatan jiwa.

Persiapan untuk berkonsultasi ke psikolog atau dokter

1. Tetapkan obyek anda
Ingatlah konseling tidak serupa dengan curhat ke kawan dekat. Anda barangkali memendam persoalan tersebut didalam jangka pas yang lama, dan butuh area untuk meluapkannya. Namun ingatlah target anda pasti tidak cuma itu saja, pastikan kamu mempunyai target yang jelas. Misalnya untuk mengurangi stres yang dialami, bersama dengan demikian konselor akan memberikan tips ataupun wejangan agar rasa stres yang anda rasakan mampu berkurang. Dengan terdapatnya obyek maka pergantian akan bisa anda rasakan tiap-tiap sesinya.

2. Siapkan catatan emosi dan pikiran
Pastikan anda mengingat betul momen-momen yang memicu anda stres, ingatlah apa yang menjadi pemicu anda konsisten merasakan keterpurukan selama ini. Jika perlu anda dapat mencatatnya dalam kertas atau buku sebelum akan menemui psikolog atau psikiater. Semakin banyak anda kasus yang jadi pemicu stres, maka dapat tambah cepat anda sembuh.
Dengan catatan yang anda buat, maka psikolog/psikiater yang anda temui bakal lebih cepat memetakan dan jalur muncul lebih persoalan cepat

3. Siapkan mindset “konsultasi bukan sekedar curhat”
Umumnya orang-orang yang jalankan konsultasi dapat mendatangi psikolog sementara ia sudah berada dalam puncak emosi. Sehingga saat konsultasi hanya dihabiskan untuk menangis saja, ingatlah ulang berapa cost yang kudu anda keluarkan untuk melaksanakan konsultasi. Jangan anda habiskan hanya untuk menangis saja, anda mesti mendapatkan solusi berasal dari masalah yang terjadi pas ini.
Jangan buat waktu untuk meluapkan semosi aja, berikan peluang psikolog untuk menganalisis kasus anda, dan barulah ia bakal memberikan pendapatnya. Apa yang disampaikan oleh psikolog merupakan tidak benar satu langkah untuk meraih tujuan yang anda inginkan.

4. Perhitungankan budget
Uang senantiasa jadi kendala sebagian orang untuk jalankan konsultasi. Untuk itu ada baiknya kamu buat persiapan anggaran khusus. Selama menyiapkan anggaranuntuk konsultasi kamu sanggup melakukan survei biaya konseling di area daerah anda tinggal lewat internet.
Namun biasanya untuk kota-kota besar ongkos konsultasi yang perlu anda keluarkan berkisar Rp. 200.000 sampai Rp. 300.000 di dalam satu sesi konsultasi. Dalam satu sesi sementara yang diberikan lebih kurang 50 sampai 60 menit, jika anda melebihi selagi yang ditentukan tentu tersedia ongkos tambahan yang kudu dibayar.
Jika anda berkonsultasi ke psikiater maka bisa saja ada lebih dari satu obat yang kudu anda konsumsi. Untuk cost obatnya sendiri berkisar Rp. 70.000 hingga Rp. 150.000 untuk itu ada baiknya kamu buat persiapan duit khususnya dahulu.

5. Ingatlah kalau psikolog ialah manusia
Berekspetasi sebelum jalankan konsutasi pasti perihal yang lumrah. Namun ingatlah kalau psikolog atau psikiater yang kamu datangi adalah manusia biasa. Mungkin tak seluruh dari mereka bisa paham anda. Atau anda menemukan psikolog yang tahu kasus anda, tapi anda justru menjadi tidak cocok dengannya.

6. Agendakan konsultasi di hari luang
Melakukan konsultasi ibarat melakukan operasi pada pikiran, mental dan emosi anda. Meskipun tak jalankan kesibukan berat tetapi mengingat hal yang menyakitkan dan meluapkannya termasuk memicu anda mulai lelah. Untuk itu usahakan untuk menjadwalkan konsultasi di hari libur kerja seperti sabtu minggu (terutama bagi anda yang pertama kali mencoba).
Atau anda mampu menyempatkan sementara sepulang kerja untuk berkonsultasi, namun bersama catatan suasana kamu tetap sehat dan kuat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *